Setelah memahami profil umum gigi anak dan dampak negatif saat giginya sakit, selanjutnya kita akan mengulas langkah-langkah yang bisa Ayah Bunda lakukan demi kesehatan gigi dan mulut anak.
Empat langkah menjaga kesehatan gigi anak
1. Berikan teladan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut secara konsisten dan disiplin. Merupakan tanggung jawab Ayah Bunda untuk memberi contoh yang baik pada anak sebelum mendisiplinkannya, dan tentu saja kedisiplinan yang diterapkan disesuaikan dengan usia dan psikologi perkembangan anak.
2. Sikat gigi minimal 2x sehari dengan suasana yang menyenangkan. Biasakanlah budaya menyikat gigi pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur dalam keluarga Ayah Bunda. Sikatlah gigi dengan cara yang benar: dari arah gusi ke gigi dan menjangkau semua sisi gigi. Ayah Bunda juga perlu memperhatikan perlengkapan yang digunakan, seperti sikat gigi dengan ujung kepala kecil dan bulu sikat yang lembut, serta aplikasi pasta gigi sebesar biji jagung khusus anak, terutama untuk anak yang belum bisa berkumur. Perlu diingat, untuk anak usia 2-6 tahun sebaiknya masih disikatkan giginya oleh orang tua, ketika anak menginjak 7 tahun baru diberi tanggungjawab menyikat gigi sendiri.
3. Berikan anak makanan bergizi seimbang, perbanyak buah-buahan, sayuran dan minum air putih. Disiplinkan juga anak dalam hal perjajanan, kurangi makanan manis dan lengket. Kalau pun anak sesekali makan makanan manis dan lengket, biasakan agar ia berkumur setelah makan makanan tersebut.
4. Rutin kontrol ke dokter gigi 6 bulan sekali. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah gigi anak rusak tanpa ketahuan, sehingga dapat segera dilakukan tindakan jika diperlukan. Tidak melulu karena khawatir gigi anak sakit, kunjungan rutin ke dokter gigi juga memungkinkan Ayah Bunda mengontrol pertumbuhan gigi anak supaya nantinya gigi permanen anak bisa tumbuh dengan rapi.
Ayah Bunda, mewajarkan gigi rusak dan berlubang pada anak karena ‘nanti akan tumbuh lagi’ merupakan persepsi yang keliru. Jadi, mari kita penuhi hak anak untuk memiliki gigi yang sehat dengan pembiasaan-pembiasaan di atas.
Sumber:
https://www.facebook.com/notes/873516046520197/
Gambar:
canva.com
Pingback: Kesehatan Gigi dan Mulut Anak (Part 1) - Keluarga Pintar Indonesia
Pingback: Sulit Menurunkan Berat Badan di atas Usia 60 Tahun? Ini Alasannya dan Solusinya - Keluarga Pintar Indonesia