Salah satu fitrah manusia adalah saling mencintai dan menunjukkan rasa cinta. Dalam mengekspresikan rasa cinta tersebut, ada acara-cara tertentu yang disebut sebagai bahasa cinta, dimana antara satu orang dan orang lain bisa memiliki bahasa cinta yang berbeda-beda. Pada artikel kali ini, kami ingin mengajak Ayah Bunda berkenalan dengan lima bahasa cinta yang dirangkum dari dari paparan Muhammad Noer (Founder dan Master Trainer pada Presenta Edu) dan nukilan buku The 5 Love Languages – The Secret to Love that Lasts (Chapman, 2014).
Words Of Affirmation
Bahasa cinta yang pertama adalah kata-kata afirmasi. Bahasa cinta yang satu ini sangat kental dengan pernyataan secara lisan atau pun tulisan yang mendukung, menguatkan, dan memotivasi. Dalam bahasa cinta ini, seseorang akan merasa sangat dicintai ketika ia mendengar atau membaca kata-kata dari pasangannya. Mulai dari gombalan “I love you honey” hingga kata-kata motivasi “aku yakin kamu pasti bisa” akan menjadi booster semangat yang ampuh bagi orang dengan bahasa cinta Words Of Affirmation. Jika Ayah Bunda bukan tipe orang yang terbiasa menyatakan perasaan dengan kata-kata dan tulisan, Ayah Bunda dapat mempertimbangkan untuk mulai belajar melakukannya, bisa dengan membuat target kata-kata pujian selama satu bulan atau menyelipkan note kata-kata cinta dan semangat di buku yang sedang dibaca pasangan.
Quality Time
Ada loh orang-orang yang merasa dicintai ketika pasangannya menyediakan waktu dan perhatian penuh hanya untuk pasangannya. Jika dirangkum, aspek-aspek penting pada bahasa cinta quality time adalah focused attention, quality conversation, dan active listerning. Pasangan dengan bahasa cinta quality time akan sangat bahagia ketika dapat membuka perbincangan yang berkualitas dengan pasangannya sambil melakukan kegiatan yang menjadi hobinya—tanpa gangguan gadget, tanpa distraksi televisi. Untuk memahami pasangan dengan bahasa cinta quality time, Ayah Bunda bisa memulainya dengan mengatur waktu dan tempat yang spesifik untuk melakukan suatu aktifitas bersama, dan hanya berdua saja.
Receiving Gifts
Sebagian orang membutuhkan benda fisik untuk menunjukkan cinta, dan bisa jadi itu adalah pasangan Ayah Bunda. Benda yang dimaksud tidak harus emas permata atau mobil sport kok, setangkai bunga atau sebonggol jagung rebus pun bisa membahagiakan pasangan dengan bahasa cinta Receiving Gifts. Bagi orang dengan bahasa cinta ini, benda merupakan pengingat akan cinta, baginya kehadiran benda-benda tersebut menunjukkan bahwa pasangannya mau mengusahakan waktu, tenaga, dan uang demi dirinya. Maka dari itu, bagi Ayah Bunda yang memiliki pasangan dengan bahasa cinta Receiving Gifts, bisa mulai belajar untuk tidak terlalu irit demi pasangan. Kalau pun situasi keuangan tidak memungkinkan untuk emmberikan pasangan hadiah, Ayah Bunda bisa memberikan hadiah kecil seperti sikat gigi, atau hadiah secara natural seperti bunga di tepi jalan atau cangkang kerang cantik di pinggir pantai, semua benda-benda tersebut dapat dijadikan hadiah.
Sumber:
https://www.facebook.com/notes/750818385778876/
Gambar:
Canva.com
Pingback: 8 Tips Sederhana untuk Membuat Senin Pagi Lebih Bersemangat - Keluarga Pintar Indonesia